NILAI NILAI FIQIH DALAM PERFEKTIF BUDAYA LOKAL( ADAT KATOBA )

Penulis

  • Mustari, S.Ag.,M.A Stai Syarif Muhammad Raha Penerjemah

Kata Kunci:

Fiqih Perfektif Budaya Katoba

Abstrak

Upacara adat katoba telah lama hidup di kalangan masyarakat Muna. Sejumlah penelitian menyatakan, bahwa tradisi tersebut diciptakan para sufi yang datang menyebarkan agama Islam di Muna. Inilah salah satu wujud local genius masyarakat Muna, yang diciptakan dengan tujuan menyampaikan ajaran Islam kepada anak sejak dini, berdasarkan kreatifitas masyarakat setempat. Dalam pandangan masyarakat Muna, upacara adat katoba merupakan proses pengislaman seorang anak. Artinya, anak-anak yang telah terlahir secara fitrah, harus dituntun agar bisa menemukan fitrah kemanusiaannya. Demikian inti dari upacara adat katoba, memberi pengajaran kepada anak-anak tentang nilai-nilai kehidupan berlandaskan ajaran agama Islam. Nilai-nilai dimaksud meliputi: menghormati kedua orang tua, adik menghargai kakak begitupun sebaliknya, dan terakhir mengajarkan anak sejumlah hak orang lain (hakunasi). Bila ditelisik, seluruh nilai-nilai kehidupan tersebut termasuk nilai-nilai pendidikan agama Islam. Keseluruhan nilai-nilai dimaksud terdapat dalam bahasa nasehat katoba

Diterbitkan

2024-06-15